Minggu, 13 September 2015

WAKTU & TEMPAT PRAKTEK SAYA YANG BARU

Ibu dan Bapak yang saya hormati, berikut adalah tempat dan waktu praktek saya:
1. Poliklinik Kebidanan dan Penyakit Kandungan RSU MULIA HATI Wonogiri
    Alamat:Jl. RM Said, Pancuran, Kaliancar, Kec. Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 57652
    Waktu: Senin - Jumat pukul 8.00 - 11.00 WIB
   
2. Poliklinik Kebidanan dan Penyakit Kandungan RSU MITRA KELUARGA HUSADA   
    Pedan, Klaten
    Alamat: Jl. Raya Pedan - Juwiring Km. 1, Kedungan, Pedan, Klaten telp 0272-898333, 897404. kode pos 57468
    Waktu: Senin sampai Jumat pukul 12.00 - 13.30 WIB

3. Apotik RENI PANGESTU
    Alamat: Jl. Pemuda / Pahlawan no. 3, Pedan, Klaten, Jawa Tengah telp. 0272-897380 kode pos 57468    Waktu: Senin - Sabtu jam 16.00 - 20.00 WIB

Melayani:
Konseling & Skrining Pra-Nikah
Konseling Seksologi
Konseling & Pengelolaan Pra-Kehamilan
Pemeriksaan Kehamilan dan Nifas
USG 2, 3 dan 4 Dimensi
Konseling dan Program Ingin Anak
Konseling dan Pengelolaan Tumor Kandungan
Konseling dan Pengelolaan Lesi Pra Kanker
Paps Smear & Thin Prep
Persalinan pervaginam & Seksio Sesaria
Pelayanan KB Mandiri

Senin, 29 Juli 2013

PERDARAHAN UTERUS ABNORMAL

Apa yang dimaksud perdarahan uterus abnormal?
Perdarahan uterus abnormal meliputi semua kelainan haid baik dalam hal jumlah maupun lamanya. Manifestasi klinis dapat berupa perdarahan banyak, sedikit, siklus haid yang memanjang atau tidak beraturan.


Jumat, 26 Juli 2013

MENGENAL ABORTUS (KEGUGURAN)

Abortus adalah istilah yang diberikan untuk semua kehamilan yang berakhir sebelum periode viabilitas janin, yaitu yang berakhir sebelum berat janin 500 gram. Bila berat janin tidak diketahui, maka perkiraan lama kehamilan kurang dari 20 minggu lengkap (139 hari), dihitung dari hari pertama haid terakhir normal yang dapat dipakai.


Abortus imminens: keadaan di mana perdarahan berasal dari dalam rahim yang timbul sebelum umur kehamilan lengkap 20 minggu dengan atau tanpa kolik rahim, namun tanpa disertai hasil konsepsi dan tanpa dilatasi serviks.

Abortus insipiens: keadaan perdarahan dari dalam rahim yang terjadi dengan dilatasi serviks berlanjut dan progresif, tetapi tanpa pengeluaran hasil konsepsi sebelum umur kehamilan lengkap 20 minggu.

Abortus inkompletus: keluarnya sebagian hasil konsepsi sebelum umur kehamilan lengkap 20 minggu.

Abortus kompletus:  keluarnya seluruh hasil konsepsi sebelum umur kehamilan lengkap 20 minggu.

Abortus spontan: pengeluaran hasil konsepsi yang tidak disengaja sebelum umur kehamilan lengkap 20 minggu.

Abortus diinduksi: penghentian kehamilan secara sengaja dengan cara apa saja sebelum umur kehamilan lengkap 20 minggu. Dapat bersifat terapi atau non terapi.

Abortus terapeutik: penghentian kehamilan sebelum umur kehamilan lengkap 20 minggu karena indikasi yang diakui secara medis, dan dapat diterima secara hukum.

Abortus habitualis: terjadinya keguguran sebanyak dua kali atau lebih secara berurutan.

Abortus terinfeksi: proses keguguran yang disertai infeksi organ genitalia (alat kelamin).




Rabu, 24 Juli 2013

KEGUGURAN (ABORTUS SPONTAN): APA PENYEBABNYA?

Istilah keguguran umumnya digunakan untuk menggambarkan suatu kejadian kegagalan kelangsungan suatu kehamilan sehingga berakibat pada kematian janin serta pengeluaran janin atau embrio.

Umumnya definisi yang disepakati saat ini adalah definisi yang berasal dari WHO yang menyatakan berat janin atau embrio tersebut paling tidak mencapai 500 gram atau kurang dari usia kehamilan 20 minggu.

Kejadian keguguran spontan berdasarkan data yang dikumpulkan di rumah sakit pada umumnya berkisar antara 15 - 20%. Namun angka kejadian keguguran sebenarnya diperkirakan dapat lebih tinggi lagi di masyarakat. Hal ini disebabkan karena tidak adanya kewajiban untuk melaporkan setiap kejadian keguguran pada pihak yang berwenang. Kejadian keguguran mayoritas terjadi pada usia kehamilan kurang dari 12 minggu. 

Apabila angka kejadian keguguran spontan berkisar antara 15 - 20%, maka berdasarkan perhitungan probabilitas angka kejadian keguguran berulang diperkiraan akan dialami oleh sekitar 0,3 - 0,4% pasangan. Namun faktanya angka kejadian keguguran berulang ternyata ditemukan lebih tinggi, yaitu antara 1 - 2%.


Senin, 22 Juli 2013

ASUHAN PRANATAL PADA USIA KEHAMILAN 34 - 41 MINGGU

Penilaian/Prosedur:
  • Denyut jantung janin
  • Tinggi fundus uteri dan taksiran berat janin
  • Gerakan janin
  • Presentasi janin
  • Tekanan darah ibu
  • Berat badan ibu

Pemeriksaan laboratorium:
  • Proteinuria dipstik bila diperlukan
  • HIV

Edukasi/Konseling:
  • Tanda persalinan atau kapan harus menghubungi dokter atau ruang bersalin
  • Tanda dan gejala preeklamsia
  • Manajemen kehamilan lewat waktu
  • Pemberian ASI

Edukasi/Konseling:
  • Persiapan, pilihan, gejala dan tanda persalinan
  • Perjalanan jauh (terutama terhada risiko trombosis vena dalam)
  • Persalinan percobaan setelah seksio sesaria.

ASUHAN PRANATAL PADA USIA KEHAMILAN 28 - 34 MINGGU

Penilaian/Prosedur:
  • Denyut jantung janin
  • Tinggi fundus uteri
  • Gerakan janin
  • Tekanan darah ibu
  • Berat badan ibu

Pemeriksaan laboratorium
Proteinuria dipstik bila diperlukan

Edukasi/Konseling
  • Gejala dan tanda persalinan preterm
  • Gejala dan tanda preeklamsia

Edukasi/Konseling tambahan:
  • Persiapan, pilihan, gejala dan tanda persalinan
  • Perjalanan jauh (terutama risiko kejadian trombosis vena dalam)
  • Persalinan percobaan setelah seksio sesaria

ASUHAN PRANATAL PADA USIA KEHAMILAN 24 - 28 MINGGU

Penilaian/Prosedur:
Denyut jantung janin
Tinggi fundus uteri
Gerakan janin
Tekanan darah ibu
Berat badan ibu
Immunoglobulin Rh bila diperlukan
Skrining untuk kekerasan domestik

Pemeriksaan laboratorium:
Pemeriksaan diabetes gestasional
Pemeriksaan ulang laboratorium darah lengkap
Skrining antibodi bila diperlukan
Proteinuria dipstik bila diperlukan

Edukasi/Konseling:
Gejala dan tanda persalinan preterm

Edukasi/Konseling tambahan:
Persiapan, pilihan, gejala dan tanda persalinan
Perjalanan jauh (terutama risiko kejadian trombosis vena dalam)
Persalinan percobaan setelah seksio sesaria (VBAC).